A. Pendahuluan
Pendidikan Agama Islam mempunyai peran yang amat penting dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik. Melalui pendidikan agama islam diharapkan siswa akan terbentuk menjadi pribadi yang bertaqwa, berwibawa, dan berakhlak mulia.
Setelah satu aspek yang diajarkan dalam pendidikan agama islam adalah sumber aturan dalam agama itu tersendiri yaitu Al-Qur'an dan Hadits. Dilingkungan sekolah aspek ini tertuang dalam mata pelajaran Al-Qur'an dan Hadits, karena seperti yang kita ketahui disekolah-sekolah materi-materi pendidikan agama islam dibagi kedalam beberapa bagian sehingga bisa dibahas lebih mendalam. Begitu pula dengan hal-hal yang berkaitan dengan Al-Qur'an dan Hadits akan dibahas serta lebih mendalam, dalan mata pelajaran Al-Qur'an dan Hadits.
Menyadari betapa pentingnya fungsi mata pelajaran pendidikan Al-Qur'an dan Hadits bagi peserta didik maka penulis berkeinginan untuk menganalisis buku teks yang menjadi pegangan guru dalam mengajar. Dalam makalah ini penulis akan menganalisis buku teks pendidian Al-Qur'an dan Hadits kelas X Madrasah Aliah.
Hasil analisus buku dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Adapun kesalahan-kesalahan atau kekurangan-kekurangannya harus diperbaiki dan diperkaya dengan materi-materi Al-Qur'an dan Hadits dari sumber lain untuk menghasilkan buku pegangan yang lebih baik kedepannya.
B. Profil Buku
Buku yang akan dianalisis berjudul Al-Qur'an dan Hadits untuk Madrasah Aliah kelas X buku ini ditulis oleh berbagai pihak dibawah koordinasi kementerian Agama dan dipergunakan dalam penerapan kurikulum 2013. Buku ini merupakan "Dokumen Hidup" yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika perubahan zaman. Masukan yang menbangun dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku.
Buku ini diterbitkan. Direktorat Pendidikan Madrasah, Direktorat Jendral Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Cetakan ke-1, 2004, yang memiliki sampul berwarna abu-abu kombinasi hitan dan putih. Setelah itu pada sampul terdapat gambar Al-Qur'an yang terbuka. Buku tersebut terdiri dari 140 halaman ditambah 11 halaman depan (mulai dari cover, sampul sampai dengan daftar isi).
Buku diawali dengan sembutan dari dinas pendidikan, kata pengantar, daftar isi, daftar silabis kemudian baru masuk pasa materi pertama yaitu keutamaan orang berilmu, adapun daftar materi dari buku ini adalah:
Semester Ganjil : Bab 1 materi Al-Quran Kitab-ku. Bab 2 materi Betapa Otentiknya Kitab-ku. Bab 3 materi Tujuan dan Fungsi Kitab-ku. Bab 4 materi Pokok-pokok isi Kitab-ku. Bab 5 materi Manusia Sebagai Hamba Allah dan Khalifah diBumi.
Semester Genap : Bab 6 materi Memahami Hadits, Sunnah, Khabar dan Atsar. Bab 7 materi Menahami Unsur-unsur Hadits. Bab 8 materi Betapa Bermacam-macam sunnah Nabi-ku. Bab 9 materi Memahami Hadits dari Segi Kualitasnya. Bab 10 materi Indahnya Ikhlas dalam Beribadah.
Dalam setiap materi yang disajikan gambar-gambar yang disesuaikan dengan materi, menurut penulis hal ini nerupakan kelebihan buku karena dengan adanya gambar-gambar tersebut siswa bisa menjadi lebih tertarik untuk membacanya.
C. Analisis Materi
Dalam makalah ini penulis akan menganalisis materi dari berbagai segi. Diantaranya adalah segi bahasa, tulisan, abalisis kesesuaian materi, analisis terjemah, mufrodat dan terjemah bebas. Analisis kesuaian kisah teladan dengan materi, analisis evaluasi belajar.
1. Bahasa
Penulis banyak menemukan kesalahan bahasa yang digunakan dalam kalimat-kalimat buku ini. Kata dalam kalimat sering terjadi,
-Misalnya terdapat Bab-4 pada halaman 58 alenia ke-1 : yang ditebarkan oleh Yang Maha Tunggal untuk menarik kaum pria dan wanita yang tersesat didalam dunia ini agar kembali kepada sumber Illahi mereka. Kata "Yang Maha Tunggal" dialenia tersebut seharusnya ditulis "Tuhan Yang Maha Esa atau Allah SWT.
-Terdapat pula pada Bab-5 halaman 68 alenia ke-1 dengan demikian dan gemblang dialenia tersebut seharusnya ditulis dengan "jelas atau mudah dimengerti".
2. Analisis Tulisan
Sama seperti halnya pada aspek bahasa, aspek tulisan dalam buku Al-Quran dan Hadits MA (madrasah aliah) untuk kelas X ini sudah sangat baik, baik itu tulisan arab maupun latin sangat jelas dan mudah dibaca didalam buku ini. Banyak terdapat istilah arab yang ditulis dengan huruf latin meskipun begitu, buku ini tidak dilengkapi dengan transliterasi arab-indonesia yang biasanya terdapat diawal buku. Hal ini menimbulkan ketidak jelasan, apakah istilah arab tersebut dibaca panjang atau pendek.
Contohnya :
-terdapat pada Bab-1, halaman 10 kata sebagaimana termaktub dalam ayat ini, seharusnya ditulis termasuk.
-terdapat pada Bab-5 halaman 69 kata dapat menangkap pesan menlalui pendengaran itu, seharusnya ditulis dengan melalui.
3. Analisis Kesesuaian Materi
Secara keseluruhan, materi yang disampaikan sudah sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai misalnya saja pada Bab-1 standar kompetensinya yaitu Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sesuai standar kompetensi tarsebut maka materi yang disampaikan yaitu memahami agama yang dianutnya
Kekurangannya terletak pada Kompetensi Dasar. Dalam buku Al-Qur'an dan Hadits madrasah aliah untuk kelas X ini, komprtensi dasarnya hanya meliputu membaca, mengartikan dan memahami. Hal ini mengartikan bahwa, kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki oleh peserta didik hanya sampai pada ranah kognitif tingkat pengetahuan (knowladge) dan nemahami (comprehension) padahal, setidaknya peserta didik harus mencapai tingkat (aplication) dimana siswa mampu menguraikan penerapan suatu konsep.
4. Analisa Terjemah Mufrodat dan Terjemah Bebas
Buku Al-Qur'an dan Hadits madrasah aliah kelas X menyediakan terjemahan mufrodat yang dapat memudahkan siswa dalam memahami atau menghafalkan suatu ayat atau hadits. Menurut pendapat penulis secara keseluruhan terjemah mufrodat dalam buku ini sudah cukup bagus.
5. Analisa Kesesuaian Kisah Teladan dengan Materi
Yang sedang dibahas ada yang kurang dari materi yang disampaikan seperti terdapat pada Bab-10 halaman 129 yang berjudul tentang indahnya ikhlas dalam beribadah. Akan tetapi pembahasannya mari mamahami Al-Qur'an dan Hadits.
Menurut penulis kisah ini tidak sesuai dengan tema yang sedang dibahas. Pembahasan ini kurang relevan demgan tema yang dibahas. Sedangkan materi yang dibahas adalah indahnya ikhlas dalam beribadah.
6. Analisis Evaluasi Belajar
Evaluasi yang digunakan dalam buku ini masih rendah. Instrumen yang dipakai masih moniton. Dari bab-1 sampai bab akhir evaluasinya yang diberikan hampir sama. Apalagi untuk sub bab tugasnya, semuanya berisi perintah menulis dan menterjemahkan ayat. Walaupun itu diberikan untuk memenuhi standar kompetensi mungkin soal dapat dibuat berbeda walaupun intinya sama. Sehingga siswa tidak merasa bosan. Uji kompetensi pada buku ini juga masih belum dapat digunakan untuk mengukur penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan, disamping sangqt monoton dan tidak adany variasi soal juga karena evaluasu yang diberika langsung dihubungkan dengan kejadian dalam kehidupan nyata. Seperti sisa- mengingat-ingat dalam mencatat amal sholeh yang pernah dilakukan dengam ikhlas.
Dengan tugas seperti ini tentu akan sulit untuk melakukan penilaian. Penulis juga menemukan kesalahan lain. Seperti yang telah diketahui bahwa suatu instrumen evaluasi akan donilai baik bersifar representatif, obyektif, variatuf, valid dan praktis dari sisi repsentatif. Di katakan demikian karena butir-butir soal yanf dapat mewakili materi-materinya yang telah di sampaikan.
Akan tetapi instrumen evaluasi dalam buku Al-Qur'an dan Hadits madrasah aliah untuk kelas X hanya mewakili per-satu bab materi yang telah disampaikan. Artinya tets obyektifitaanya, menurut pendapat penulis seluruh soal tets sudah objektif. Soal-soal yang ada mengukur penguasaan siswa mengenai materi yang diajarkan buku pada materi yang tidak diajarkan.
Kemudian dari sisi variasinya, evaluasi dalam buku ini masih kurang variatif, hal ini dapat dilihat dalam variasi soal yang hanya menggunakan 3 (tiga) jenis soal, yakni menuliskan terjemahan bahasa indonesia, uraian dan essy, seharusnya evaluasi yang disajikan bisa lebih bervariatif misalnya dengan mencantumkan bentuk soal objektif yang lain yaitu multiple choice, fill in test, matching test, completion test.
7. Kesimpulan
Dari analisis diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa dalam biku Al-Qur'an dan Hadits MA (Madrasah Aliah) untuk kelas X :
1. Terdapat beberapa kesalahan bahasa dan tulisan.
2. Kompetensi dasar yang hanya sampai pada tingkat mahami.
3. Terdapat kisah teladan yang tidak sesuai dengan materi.
4. Terdapat beberapa kesalahan dalam instrumen evaluasi belajar.
Daftar Pustaka
Syam nur, Al-Qur'an Hadits Madrasah Aliah kelas X. Jakarta : kementerian Agama Republik Indonesia 2014.